IHSG Hari Ini Melemah 0,64%, TLKM & SMGR Rontok

IHSG merosot 0,64% ke 8.212,27 saat Prabowo rilis strategi Indonesia Incorporated. Simak nasib saham SMGR, TLKM, hingga rencana merger BUMN.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mengakhiri pekan di zona hijau setelah ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. Koreksi ini terjadi tepat saat Presiden Prabowo Subianto memaparkan visi “Indonesia Incorporated” dalam gelaran Indonesia Economic Outlook 2026.

Data IDX Mobile menunjukkan IHSG parkir di level 8.212,27, mengalami penurunan 53,08 basis point atau merosot 0,64% dibanding penutupan sebelumnya. Sepanjang jam perdagangan harian, indeks bergerak fluktuatif pada rentang 8.170,59 hingga menyentuh posisi tertinggi di 8.251,99.

Nilai transaksi bursa hari ini menembus Rp23,37 triliun dengan total volume perdagangan mencapai 45,79 miliar saham. Sentimen negatif membayangi pasar dengan dominasi 429 saham yang memerah, sementara 282 saham menghijau, dan 247 saham lainnya bergerak stagnan.

Deretan Saham LQ45 yang Terseret ke Zona Merah

Sejumlah saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 menjadi penekan utama laju indeks. PT Semen Indonesia (persero) Tbk. (SMGR) memimpin pelemahan dengan koreksi tajam 5,94% ke level Rp3.010 per lembar saham.

Langkah mundur ini diikuti oleh PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) yang terdepresiasi 5,32% ke level Rp2.850. Sementara itu, PT Perusahaan Gas Negara (persero) Tbk. (PGAS) turut melemah 4,5% hingga terlempar ke posisi Rp2.130.

Tekanan jual juga melanda PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang turun 3,12% ke level Rp1.865. Raksasa telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (persero) Tbk. (TLKM), juga tidak mampu bertahan setelah terkoreksi 3,09% ke level Rp3.450.

Di sisi lain, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) justru tampil perkasa dengan lonjakan 8,15% ke level Rp292. Penguatan juga dirasakan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk (INKP) yang naik 3,14% ke Rp1.325, serta PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang menguat 2,26% ke posisi Rp29.400.

Strategi “Indonesia Incorporated” dan Optimisme Prabowo

Pelemahan IHSG hari ini mengiringi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sarasehan ekonomi di Wisma Danantara pada (13/2). Dalam forum tersebut, Presiden menekankan stabilitas politik sebagai modal utama untuk menjaring investasi asing maupun domestik secara masif.

Kepala Negara menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga seluruh perjanjian investasi dan bersikap terbuka terhadap pemodal mana pun. Ia memperkenalkan strategi besar yang ia sebut sebagai upaya kolaboratif seluruh lapisan ekonomi nasional.

“Saya namakan saya punya strategi adalah: Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah. Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin,” tegas Presiden Prabowo.

Melalui strategi tersebut, Indonesia diharapkan tidak lagi menjadi “raksasa yang tertidur”. Presiden meyakini bangsa ini akan bangkit menjadi kekuatan yang mampu membangun kehidupan rakyat yang jauh lebih baik di masa depan.

Sentimen Global dan Rencana Transformasi BUMN Asuransi

Dari sisi makro, tim riset Sinarmas Sekuritas mengamati investor tengah bersikap wait and see menantikan rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat. Data inflasi tersebut akan menjadi kompas bagi arah kebijakan suku bunga The Fed setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan penguatan.

Sentimen global semakin kompleks setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menunda kebijakan keamanan teknologi terkait China hingga April mendatang. Secara domestik, pelaku pasar juga mencermati manuver Danantara yang diumumkan oleh Dony Oskaria.

Pemerintah berencana memangkas jumlah BUMN asuransi secara drastis dari 15 entitas menjadi hanya 3 entitas sebagai bagian dari efisiensi nasional. Di saat yang sama, LPS mendesak pemerintah untuk memperjelas komunikasi kebijakan usai outlook Indonesia diturunkan menjadi negatif oleh lembaga rating internasional.

Tinggalkan komentar