IHSG Sesi I Hari Ini (11/2) Melesat ke 8.248, Sektor Energi Terbang 4,43%

IHSG terpantau melesat 1,44% ke level 8.248,89 pada Rabu (11/2/2026) siang. Simak detail sentimen domestik dan global yang menggerakkan pasar hari ini.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada perdagangan Rabu (11/2/2026). Hingga pukul 11.24 WIB, indeks terpantau melesat 1,44 persen atau naik 117,15 poin ke posisi 8.248,89.

Sejak bel pembukaan pagi tadi, indeks langsung bergerak nyaman di zona hijau pada level 8.152,78 atau menguat 0,26 persen. Dalam pergerakan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.255,45 dan level terendah pada angka 8.118,16.

Sektor Energi Melejit, Strategi Pajak Jadi Motor

Penguatan IHSG kali ini motori oleh sektor energi yang melonjak tajam hingga 4,43 persen. Kenaikan ini juga diikuti oleh sektor consumer cyclical yang tumbuh 3,35 persen serta sektor perindustrian sebesar 3,09 persen.

Sentimen positif dari dalam negeri turut memperkuat kepercayaan investor. Saat ini, pemerintah tengah merumuskan tiga strategi utama untuk menggenjot penerimaan perpajakan nasional.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga defisit anggaran tetap di bawah 3 persen Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah menargetkan rasio pajak (tax ratio) dapat menyentuh level 11 hingga 12 persen pada tahun 2026 mendatang.

Menanti Data Tenaga Kerja AS dan Sinyal The Fed

Dari mancanegara, pelaku pasar sedang fokus menantikan rilis data US Change in Nonfarm Payrolls serta Average Hourly Earnings bulanan dan tahunan. Data ini diprediksi akan membaik, sehingga diharapkan mampu meredam tekanan bagi bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed.

Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, menyatakan bahwa tingkat suku bunga kemungkinan besar dipertahankan dalam waktu cukup lama. Kebijakan ini diambil sembari para pejabat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data ekonomi AS yang berkembang.

Sejalan dengan itu, Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, mendukung agar Fed Funds Rate (FFR) tidak mengalami perubahan dalam waktu dekat. Perubahan hanya akan dipertimbangkan jika pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tahan pelemahan yang signifikan.

Perlu dicatat bahwa Hammack dan Logan merupakan anggota dewan yang memiliki hak suara dalam pertemuan FOMC Meeting mendatang. Agenda pertemuan terdekat The Fed tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17-18 Maret 2026.

Kontraksi Sektor Keuangan dan Rekap Wall Street

Meskipun indeks secara keseluruhan menguat, terdapat beberapa sektor yang bergerak kontraksi dan menahan laju penguatan lebih lanjut. Sektor keuangan tercatat melemah 0,90 persen, sementara sektor kesehatan turun tipis sebesar 0,33 persen.

Kondisi ini terjadi di tengah pergerakan mayoritas bursa Wall Street AS yang melemah pada perdagangan Selasa (10/2). Indeks Dow Jones Industrial Average memang menguat 0,10 persen ke level 50.188,14.

Namun, indeks S&P 500 mengalami koreksi 0,33 persen ke level 6.941,81. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite juga ditutup melemah 0,56 persen di posisi 25.127,64.

Tinggalkan komentar