Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan performa gemilang pada penutupan sesi I, Rabu (11/2/2026). Indeks terpantau melesat 130 poin atau menguat 1,60% hingga bertengger di level 8.261.
Sepanjang paruh pertama perdagangan, indeks bergerak pada rentang 8.118 hingga 8.276. Total nilai transaksi yang dibukukan pasar mencapai Rp 16,24 triliun.
Penggerak Sektoral dan Pengaruh Pasar Global
Kenaikan IHSG ini searah dengan penguatan mayoritas bursa saham di kawasan Asia. Sektor energi menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan signifikan mencapai 5,19%.
Sektor consumer primer juga menunjukkan tajinya dengan menguat 4,62%, disusul sektor industri yang naik 3,68%. Sektor infrastruktur mencatat pertumbuhan 3,33%, sementara sektor material dasar dan properti masing-masing naik 2,66% dan 1,28%.
Di tengah tren positif ini, sektor keuangan justru mengalami koreksi tipis. Sektor tersebut melemah sebesar 0,54% pada penutupan sesi pertama.
Efek Saham Prajogo Pangestu dan Happy Hapsoro
Lonjakan indeks turut dipicu oleh melesatnya harga saham emiten-emiten di bawah kendali Prajogo Pangestu. Tercatat saham PTRO, CUAN, BRPT, hingga BREN mengalami kenaikan harga yang cukup tajam.
Dukungan penguatan juga datang dari deretan saham milik Happy Hapsoro. Emiten seperti BUVA, RAJA, RATU, hingga MINA terpantau kompak bergerak di zona hijau.
Pada daftar top gainers, saham PIPA memimpin dengan lonjakan 34,93% ke level Rp 197. Saham PADI menyusul dengan kenaikan 32,56% menjadi Rp 114, dan saham MIRA menguat 16,26% ke angka Rp 7.150.
Selain itu, saham PTRO mencatatkan kenaikan 19,25% menjadi Rp 7.125. Saham GMTD juga melambung 22,17% hingga mencapai posisi Rp 2.590 pada siang ini.
Perbandingan Data Perdagangan 10 Februari 2026
Jika menilik data kemarin, Selasa (10/2/2026), IHSG juga ditutup melonjak 99,87 poin atau 1,24% ke level 8.131. Pergerakan kemarin berada di rentang 8.011-8.140 dengan nilai transaksi mencapai Rp 18,49 triliun.
Kenaikan pada hari Selasa didorong oleh seluruh sektor saham yang kompak menguat. Sektor industri naik 2,72%, sektor consumer primer 2,95%, dan sektor energi menguat 1,58%.
Saham dengan kenaikan paling pesat kemarin dipimpin oleh VAST yang melonjak 34,65% ke Rp 171. Saham FPNI, MSIN, dan NZIA juga mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 25%.
Saham KONI turut menguat 24,54% ke Rp 2.360, disusul AKSI yang naik 24,69% ke Rp 404. Emiten IFSH juga menguat 24,90% ke Rp 1.580, ALKA naik 24,53% ke Rp 660, LINK melesat 24,67% ke Rp 2.830, serta PGUN yang tumbuh 19,85% menjadi Rp 11.625.
