Saham BUMI Melesat 12,10%, Cuan Maksimal Investor di Sesi I 11 Feb

Saham BUMI melesat tajam 12,10% ke level Rp278 pada sesi I Rabu (11/2/2026). Nilai transaksi tembus Rp1,36 triliun jadi sinyal cuan bagi para investor.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan lonjakan performa yang memberikan keuntungan besar bagi para pemegang saham pada perdagangan sesi I, Rabu (11/2/2026). Hingga pukul 11.36 WIB, harga saham emiten milik Grup Bakrie dan Salim ini bertengger di posisi Rp278 per lembar, atau melesat tajam sebesar 12,10 persen.

Kenaikan harga ini setara dengan pertumbuhan 30,00 poin jika dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya yang berada di level Rp248. Pergerakan positif ini secara otomatis mendongkrak nilai portofolio investor yang telah mengoleksi saham BUMI sebelum reli ini terjadi.

Kronologi Lonjakan Harga dan Volume Jumbo

Geliat kenaikan harga saham BUMI sebenarnya sudah terdeteksi sejak pagi hari. Sekitar pukul 10.45 WIB, saham ini sudah bergerak di zona hijau pada posisi Rp262 per lembar, atau menguat sekitar 5,65 persen.

Antusiasme pasar yang sangat tinggi membawa volume perdagangan BUMI mencapai angka fantastis, yakni sebanyak 5,24 miliar saham. Aktivitas transaksi ini tercatat dilakukan sebanyak 78.180 kali dengan total nilai transaksi menembus Rp1,36 triliun.

Besarnya nilai transaksi ini memberikan manfaat likuiditas yang tinggi bagi pelaku pasar. Hal ini memudahkan investor untuk melakukan eksekusi beli maupun jual dalam jumlah besar tanpa khawatir akan keterbatasan volume di pasar.

Kapitalisasi Pasar dan Rekor Harian

Seiring dengan lonjakan harga tersebut, nilai kapitalisasi pasar atau market cap PT Bumi Resources Tbk kini meroket hingga mencapai Rp103,23 triliun. Pada pembukaan perdagangan hari ini, saham BUMI mulai bergerak di level Rp252 yang sekaligus menjadi titik terendah harian.

Dalam pergerakannya hingga menjelang jeda siang, harga sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp280 per lembar. Tren penguatan yang sangat dominan ini menempatkan BUMI sebagai salah satu penggerak utama di sektor energi pada pertengahan pekan ini.

Tinggalkan komentar