Saham BUMI dan DEWA Kompak Melesat di Jeda Siang 9 Februari 2026

Pantauan bursa 9 Februari 2026: Saham DEWA pimpin akumulasi asing dengan beli bersih 89,8 juta saham. Harga BUMI ikut terbang 6,19% ke level Rp 240,00.

Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin (9/2/2026) menunjukkan tren akumulasi yang kuat pada saham-saham grup Bakrie. Hingga jeda siang pukul 11.59 WIB, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan kenaikan harga yang signifikan di tengah minat beli investor asing yang tinggi.

Dominasi Beli Bersih Asing pada Saham DEWA

Investor asing terpantau sangat agresif melakukan akumulasi pada saham DEWA sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini. Data Stockbit mencatatkan bahwa emiten jasa pertambangan ini menjadi saham yang paling banyak dibeli asing dari sisi volume pada jeda siang tersebut.

Hingga penutupan sesi I, investor asing membukukan beli bersih (net buy) sebanyak 89.829.200 saham. Pergerakan ini memperpanjang tren positif dari perdagangan Jumat (6/2/2026), di mana pada saat itu saham DEWA telah dikoleksi asing dengan nilai net buy mencapai Rp 31,71 miliar.

Data IDX mengungkap bahwa sebanyak 467,6 juta saham DEWA telah berpindah tangan dengan frekuensi sebanyak 20,76 ribu kali. Total nilai transaksi untuk emiten ini menyentuh angka Rp 223,6 miliar, membawa harga saham parkir di level Rp 492,00 atau menguat 6,03% (naik 28,00 poin).

Performa Saham BUMI dan Detail Harga Harian

Kenaikan signifikan juga terjadi pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melonjak 6,19% atau setara kenaikan 14,00 poin. Pada pukul 11.59 WIB, saham BUMI berada di posisi Rp 240,00 setelah dibuka pada harga Rp 236,00 pagi tadi.

Sepanjang sesi berjalan, saham BUMI sempat menyentuh level tertinggi di Rp 244,00 dan level terendah pada Rp 224,00. Kapitalisasi pasar emiten batu bara ini kini tercatat sebesar Rp 89,12 triliun, sementara saham DEWA memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp 20,02 triliun dengan rasio P/E di level 73,63.

Analisis Rentang Harga 52 Minggu

Jika menilik pergerakan jangka panjang, posisi harga DEWA di Rp 492,00 masih terpaut cukup jauh dari titik tertinggi 52 minggunya di Rp 865,00. Namun, harga saat ini sudah meningkat pesat jika dibandingkan dengan level terendah satu tahun terakhir yang berada di Rp 83,00.

Kondisi serupa terlihat pada BUMI, di mana harga Rp 240,00 masih berada di bawah puncak 52 minggu yakni Rp 484,00. Meski demikian, saham ini menunjukkan pemulihan yang kuat dari harga terendah setahun terakhirnya yang menyentuh angka Rp 70,00.

Tinggalkan komentar